UE Bakal Beri Sanksi Baru untuk Rusia Pasca-Putin Perintahkan Mobilisasi Pasukan Cadangan 

Umaya Khusniah
Langkah Presiden Rusia yang memerintahkan mobilisasi pasukan cadangan ke Ukraina memicu sanksi baru.

NEW YORK, iNews.id - Langkah Presiden Rusia yang memerintahkan mobilisasi pasukan cadangan ke Ukraina memicu sanksi baru. Para menteri luar negeri Uni Eropa menggelar pertemuan membahas sanksi untuk Moskow Rabu (21/9/2022). 

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell mengatakan, pengumuman Putin termasuk pencaplokan wilayah Ukraina dan ancaman penggunaan senjata nuklir untuk membela Rusia, menunjukkan kepanikan dan keputusasaan.

"Para menteri harus membahas ancaman ini untuk menegaskan kembali dukungan berkelanjutan ke Ukraina dan untuk memperingatkan masyarakat internasional tentang situasi yang tidak dapat diterima di mana Putin menempatkan kita semua," kata Borrell kepada wartawan.

Dia mengatakan para menteri membahas dukungan militer yang berkelanjutan untuk Ukraina dan paket sanksi kedelapan terhadap Rusia.

"Jelas Rusia ingin menghancurkan Ukraina. Kami tidak akan terintimidasi," kata Borrell.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

4 jam lalu

DJP Sempurnakan Aturan Pembetulan hingga Pembatalan Pajak, Pembayaran Pokok Didahulukan

10 jam lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

12 jam lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal