Ujian dari Rumah akibat Korona, Ternyata Banyak Mahasiswa Singapura Menyontek

Anton Suhartono
Ujian dari jarak jauh akibat virus korona dimanfaatkan mahasiswa di Singapura dengan menyontek (Ilustrasi, Foto: ABC.net)

SINGAPURA, iNews.id - Universitas Nasional Singapura (NUS) memberlakukan perkuliahan jarak jauh untuk mencegah penyebaran virus korona, termasuk pelaksanaan ujian. Namun para mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu dengan menyontek atau menyalin pekerjaan dari teman.

Kampus menduga kasus menyalin pekerjaan teman cukup banyak. NUS sedang mendalami materi jawaban para mahasiswa untuk mengidentifikasi siapa saja yang curang lalu akan mengambil tindakan terhadap mereka.

Juru bicara Juru bicara School of Computing NUS mengatakan, instruktur masih memeriksa penyalinan ujian ini dan hasilnya belum keluar.

"NUS memandang serius ketidakjujuran akademis dan tidak akan memaafkan plagiarisme," kata juru bicara, dikutip dari The New Paper.

Seorang dosen, Prabawa Adi Yoga Sidi, mengatakan, dia mengirim email ke para mahasiswa untuk mendesak mereka mengaku. Beberapa di antara mereka mengaku menyontek.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

KPK Panggil Guru Besar hingga Dosen Unsoed, Usut Kasus Dugaan Jual Beli Kursi Mahasiswa

5 hari lalu

Terkendala Masalah Desil, 147 Mahasiswa Penerima KJMU di Jakarta Dipastikan Tetap Bisa Kuliah

6 hari lalu

Prabowo Bandingkan RI dengan Singapura: Kita Negara Besar, Berarti Masalahnya juga Besar

7 hari lalu

Dermawan! PM Singapura Lawrence Wong Bakal Sumbang Gajinya Rp20 Miliar Setiap Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal