Ukraina Bakal Tambah 100.000 Tentara dalam 3 Tahun, buat Hadapi Ancaman Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina sedang bersiap menggelar latihan militer, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Sementara Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar, meminta semua pihak yang terkait dengan konflik Rusia dan Ukraina untuk menahan diri. Dia pun menegaskan pentingnya dialog dengan kedua negara itu. 

Akar mengatakan, negaranya akan terus mematuhi aturan yang ditetapkan oleh Konvensi Montreux tentang perjalanan kapal di selat Laut Hitam. Dia juga memperingatkan, perkembangan belakangan ini dalam ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang didukung Barat telah menimbulkan bahaya eskalasi yang tak terkendali.

“Karena itu, Turki mengimbau semua pihak terkait untuk tetap tenang dan melakukan koordinasi, kerja sama, dan dialog,” kata Akar, seperti dikutip oleh lembaga penyiaran TRT awal pekan ini.

Dia menuturkan, dialog Turki dengan Ukraina dan Rusia terus berlanjut. Dialog itu dilakukan Ankara sambil menjalankan tanggung jawabnya sebagai bagian dari anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

5 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

6 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

7 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal