Ukraina Beli 100 Kendaraan Tempur Rosomak dari Polandia, Uangnya dari AS

Ahmad Islamy Jamil
Seorang prajurit berada di atas kendaraan angkut personel lapis baja Rosomak buatan Polandia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WARSAWA, iNews.idMiliter Ukraina akan membeli 100 kendaraan angkut personel lapis baja Rosomak dari Polandia. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, Sabtu (1/4/2023).

“Kemarin, saya menerima pesanan 100 Rosomaks dari Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal,” kata Morawiecki kepada wartawan, seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Pembelian kendaraan tempur ini akan dibayar dengan uang yang didapat Warsawa dari Uni Eropa dan Ukraina. Uang itu sendiri berasal dari Amerika Serikat, kata Morawiecki.

Kendaraan militer lapis baja Rosomak adalah pengangkut personel lapis baja beroda yang diproduksi oleh pabrikan Polandia sebagai varian berlisensi dari kendaraan modular lapis baja Patria Finlandia. Versi dasarnya dilengkapi dengan meriam otomatis 30mm.

Rusia meluncurkan operasi militer khususnya di Ukraina pada 24 Februari 2022. Agresi militer itu berlangsung setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri dari serangan tentara Ukraina. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal