Ukraina dan Rusia Adu Jumlah soal Kehancuran di Pihak Lawan, Siapa yang Menang?

Ahmad Islamy Jamil
Prajurit Ukraina berdiri dekat kendaraan yang rusak, di lokasi pertempuran dengan pasukan Rusia. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id – Pasukan Rusia dikatakan telah kehilangan 4.300 prajurit selama invasi mereka ke Ukraina. Menurut Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Malyar, jumlah tersebut masih diklarifikasi.

Reuters melansir, Malyar lewat laman Facebook miliknya mengatakan bahwa pasukan Rusia juga kehilangan sekitar 146 tank, 27 pesawat, dan 26 helikopter tempur dalam periode yang sama.

Di lain pihak, Angkatan Bersenjata Rusia mengklaim telah menghancurkan 975 fasilitas militer Ukraina sejak Moskow pertama kali melancarkan serangan ke negara tetangganya tersebut pekan ini. Ratusan objek yang diserang tentara Moskow itu antara lain terdiri atas 23 pos komando dan pusat komunikasi Angkatan Bersenjata Ukraina. 

Ada juga tiga pos radar; 31 sistem rudal antipesawat S-300, Buk M-1 dan Osa, serta; 48 stasiun radar. “Delapan pesawat tempur dan tujuh helikopter, 11 kendaraan udara tak berawak, dua rudal taktis Tochka-U juga ditembak jatuh,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayjen Igor Konashenkov, Minggu (27/2/2022), seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Dia juga mencatat, terdapat 223 tank dan kendaraan lapis baja tempur lainnya, 28 pesawat, 39 peluncur roket ganda, 86 senjata artileri lapangan dan mortir, serta 143 unit kendaraan militer khusus milik Ukraina yang telah dihancurkan.

Akan tetapi, Konashenkov tidak membeberkan berapa jumlah pasukan Ukraina yang gugur dalam pertempuran antara kedua negara bekas Uni Soviet itu sejak Kamis lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

7 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

12 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

13 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal