Ukraina Dilaporkan Kekurangan Suku Cadang Senjata Howitzer Kiriman Jerman

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina menggunakan senjata Howitzer kiriman Barat untuk melawan Rusia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, negara-negara Barat telah memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev. Moskow mengecam aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya, dengan mengatakan hal itu sama saja dengan menuang minyak ke dalam api.

Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut. Sementara Uni Eropa, Amerika Serikat, dan NATO telah menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam permusuhan meskipun telah melatih tentara Ukraina, mengirim instruktur dan perangkat keras mereka ke Ukraina, dan menyediakan intelijen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina

Sains
15 jam lalu

Kisah Sergei Krikalev, Kosmonaut Terakhir Uni Soviet 311 Hari Terombang-ambing di Luar Angkasa

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! 50.000 Lebih Tentara Israel Miliki Kewarganegaraan Asing

Internasional
4 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal