Ukraina Dilaporkan Kekurangan Suku Cadang Senjata Howitzer Kiriman Jerman

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina menggunakan senjata Howitzer kiriman Barat untuk melawan Rusia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, negara-negara Barat telah memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev. Moskow mengecam aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya, dengan mengatakan hal itu sama saja dengan menuang minyak ke dalam api.

Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut. Sementara Uni Eropa, Amerika Serikat, dan NATO telah menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam permusuhan meskipun telah melatih tentara Ukraina, mengirim instruktur dan perangkat keras mereka ke Ukraina, dan menyediakan intelijen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
10 menit lalu

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Kerja Sama Energi dengan Rusia?

Internasional
9 jam lalu

Rusia Ogah Terlibat Konflik Iran Vs Israel-AS: Bukan Perang Kami

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Rusia hingga Prancis, Disambut Gibran

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Bertemu Menteri Energi Rusia, Jajaki Kerja Sama Pasokan BBM hingga LPG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal