Ukraina Disebut Rekrut Para Penjahat Kelas Berat Jadi Tentara, Tugasnya Bikin Ngeri

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina sedang berkumpul untuk menggelar latihan militer (ilustrasi). (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.idUkraina dilaporkan sedang merampungkan pembentukan tiga batalion tentara baru yang terdiri atas para penjahat dan narapidana kelas berat di Kota Kharkov. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, Kolonel Jenderal Mikhail Mizintsev.

Dia mengatakan, tiga batalion nasionalis baru Ukraina itu masing-masing bernama Slabozhanshchina, Kharkovshchina-1, dan Kharkovshchina-2. Batalion itu dikelola oleh para tahanan yang menjalani hukuman untuk kasus kriminal, terutama kejahatan berat. 

“(Pembentukannya) sedang diselesaikan,” kata Mizintsev, seperti dikutip kantor berita Sputnik, Kamis (14/4/2022).

Dia menuturkan, tugas utama dari tiga batalion tersebut adalah untuk membentengi Kharkov dari selatan, serta mencegah keluarnya penduduk lokal dari kota itu. Batalion itu juga diperintahkan untuk menghancurkan unit-unit Angkatan Bersenjata Ukraina, jika mereka mundur atau mencoba-coba menyerah kepada Rusia.

“Kami menyerukan PBB, OSCE, Komite Internasional Palang Merah, dan organisasi internasional lainnya untuk segera mengambil semua tindakan dan memengaruhi pihak Ukraina untuk menyelamatkan warga sipil,” ujar Mizintsev.

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina sejak 24 Februari lalu.  Menurut Kremlin, operasi militer itu sebagai tanggapan atas permintaan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) kepada Moskow, agar memberikan mereka perlindungan terhadap serangan intensif oleh pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah di Donbas, yang memisahkan diri dari Ukraina.

Para pejabat Rusia mengatakan, tujuan operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Mereka mengklaim warga sipil tidak dalam bahaya akibat operasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

4 hari lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

4 hari lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

5 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal