Ukraina Harus Serahkan Wilayah, Rusia: Tak Ada Kompromi!

Anton Suhartono
Pertemuan utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, tak menghasilkan terobosan baru (Foto: Kremlin)

Delegasi AS telah berkunjung ke Rusia untuk membahas rencana perdamaian Trump yang telah direvisi sehingga menjadi 18 atau 20 poin saja.

Kremlin mengecam usulan balasan Ukraina dan Eropa. Putin bahkan mengatakan perubahan itu tidak bisa diterima.

Menjelang pertemuannya dengan utusan Trump, Putin menyampaikan pernyataan yang bernada perang di forum investasi. Dia menyebut Rusia siap berperang melawan Eropa.

"Mereka berada di pihak perang," klaim Putin, merujuk pada negara sekutu Ukraina di Eropa. 

"Kita bisa lihat dengan jelas semua perubahan ini hanya bertujuan untuk satu hal, menghalangi seluruh proses perdamaian, untuk mengajukan tuntutan yang sama sekali tidak bisa diterima oleh Rusia," ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

15 jam lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

22 jam lalu

Iran Anggap Negara Teluk Saudara: Kok Sediakan Pangkalan Militer untuk AS?

3 hari lalu

Serangan Bom Rusia Hantam Bus Penuh Penumpang di Ukraina, 30 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal