Ukraina Harus Serahkan Wilayah, Rusia: Tak Ada Kompromi!

Anton Suhartono
Pertemuan utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, tak menghasilkan terobosan baru (Foto: Kremlin)

Menjelang pertemuannya dengan utusan Trump, Putin menyampaikan pernyataan yang bernada perang di forum investasi. Dia menyebut Rusia siap berperang melawan Eropa.

"Mereka berada di pihak perang," klaim Putin, merujuk pada negara sekutu Ukraina di Eropa. 

"Kita bisa lihat dengan jelas semua perubahan ini hanya bertujuan untuk satu hal, menghalangi seluruh proses perdamaian, untuk mengajukan tuntutan yang sama sekali tidak bisa diterima oleh Rusia," ujarnya, menegaskan.

Dia melanjutkan, Rusia akan meningkatkan serangan terhadap pelabuhan dan kapal-kapal Ukraina, serta kapal tanker, menyusul serangan terhadap kapal-kapal yang membawa minyak Rusia di lepas pantai Turki.

Menanggapi komentarnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan jelas Putin tidak ingin perang berakhir.

"Kemarin, dia bilang dia siap berperang sepanjang musim dingin. Hari ini, dia mengancam pelabuhan laut dan kebebasan navigasi," kata Sybiha, di media sosial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
7 jam lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Internasional
7 hari lalu

Iran-AS Gelar Perundingan Nuklir Putaran Ketiga, Apa Hasilnya?

Internasional
9 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal