Ukraina Kekurangan Amunisi Parah, Rusia: Produksi Barat Memang Terbatas

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina dengan peluncur rudal Javelin kiriman AS saat melakukan parade militer sebelum pecahnya konflik dengan Rusia. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.idUkraina dilaporkan sedang mengalami kekurangan amunisi yang parah di tengah perangnya melawan Rusia. Menanggapi kabar tersebut, Moskow tampaknya tidak begitu terkejut.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, potensi negara-negara Barat secara kolektif untuk memproduksi amunisi memang terbatas. 

“Secara praktis, tentu saja, kami memerlukan penilaian dari tim ahli kami (terkait situasi di Ukraina), terutama dari Kementerian Pertahanan, sehingga saya tidak akan mengatakan apa pun di sini. Namun secara umum, tentu saja, potensi kolektif Barat dalam memproduksi amunisi itu terbatas,” ujar Peskov kepada wartawan di Moskow, Selasa (24/10/2023).

Karena itu, kata dia, dibutuhkan banyak waktu bagi Barat untuk mengerahkan sumber daya agar bisa meningkatkan kapasitas produksi amunisi mereka sebelum mengirimkannya ke Ukraina.

Sebelumnya pada hari ini, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengeluhkan bahwa negaranya kini tengah mengalami kekurangan amunisi yang serius. Hal itu dia ungkapkan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Financial Times.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

3 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal