Ukraina Tangkap Sekutu Presiden Vladimir Putin, Zelensky Beri Pesan Begini ke Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Pihak berwenang Ukraina merilis foto sekutu Presiden Vladimir Putin, Viktor Medvedchuk, dalam posisi tangan diborgol, Selasa (12/4/2022). (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id – Ukraina pada Selasa (12/4/2022) mengumumkan penangkapan salah satu politikus pro-Rusia, Viktor Medvedchuk. Selain disebut-sebut menjadi sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, Medvedchuk juga tercatat sebagai pemimpin The Opposition Platform — For Life, sebuah partai oposisi di Ukraina yang cenderung berkiblat ke Moskow.

Pada Februari lalu, pihak berwenang Ukraina mengatakan Medvedchuk lolos dari tahanan rumah setelah kasus “pengkhianatan” yang dialamatkan kepadanya dibuka. Tokoh pro-Rusia itu telah membantah tuduhan yang menyebut dirinya melakukan kesalahan. Seorang juru bicara Medvedchuk belum bersedia untuk dimintai komentar terkait penangkapan pria itu.

Medvedchuk pernah mengatakan bahwa Putin adalah ayah baptis putrinya.

Ukraina pun mengultimatum Rusia agar segera membebaskan tawanan perang jika ingin sekutu paling terkenal Kremlin itu dibebaskan. “Saya mengusulkan kepada Federasi Rusia: tukarkan orang Anda ini (Medvedchuk) dengan para laki-laki dan perempuan kami yang sekarang ditahan di Rusia,” kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, dalam pidatonya pada Rabu (13/4/2022) pagi, seperti dikutip Reuters.

Di samping foto Medvedchuk yang diborgol, Kepala Dinas Keamanan Ukraina, Ivan Bakanov mengatakan, timnya melakukan operasi khusus secepat kilat dan berbahaya untuk menangkap Medvedchuk.

Kepada kantor berita Tass, seorang juru bicara Kremlin mengaku telah melihat foto itu. Namun, dia tidak bisa mengatakan apakah gambar itu asli atau bukan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

2 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal