Ukraina untuk Pertama Kali Tembakkan Rudal ATACMS ke Rusia, Ini Respons Menlu Lavrov

Anton Suhartono
Sergei Lavrov menyebut penggunaan rudal ATACMS ke Bryansk sebagai sinyal bahwa negara Barat ingin meningkatkan eskalasi konflik Ukraina (Foto AP)

"Anda bertanya kepada saya, bagaimana saya tahu bahwa apa yang dipublikasikan New York Times itu benar atau sekadar upaya untuk mengetes situasi? Saya tidak tahu. Fakta bahwa rudal ATACMS digunakan berulang kali ke wilayah Bryansk malam ini, tentu saja, merupakan sinyal bahwa mereka menginginkan eskalasi," kata Lavrov, di sela KTT G20 Brasil.

Laporan NYT merujuk pada lampu hijau penggunaan rudal jarak jauh ARACMS yang diberikan Presiden AS Joe Biden bagi Ukraina untuk menyerang Rusia.

Meski demikian Lavrov tidak bisa mengonfirmasi informasi bahwa AS mengizinkan Ukraina untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia. Informasi tersebut sejauh ini hanya tersiar di media massa dengan mengutip pernyataan sumber pejabat. 

Rusia, lanjut Lavrov, akan merespons sesuai dengan keputusan AS untuk mengizinkan Ukraina menyerang ke wilayahnya.

Dia berharap negara Barat mempelajari dengan teliti perubahan doktrin nuklir Rusia sehingga bisa membuat keputusan yang tepat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

8 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

22 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal