Kepala Kepolisian Distrik Putrajaya, Mohd Fadzil Ali mengatakan, program bagi-bagi daging ayam beku itu diadakan tanpa persetujuan polisi.
“Ayam beku yang dibagikan gratis dengan prinsip siapa cepat dia dapat itu telah menyebabkan kemacetan lalu lintas. Ini karena orang-orang berkerumun memadati lokasi,” ujar Fadzil Ali dalam sebuah pernyataan, akhir pekan ini, dikutip dari laman berita daring Malay Mail.
Wakil Ketua Pemuda UMNO Putrajaya, Mohd Zushaidey Zulkifli, membantah tuduhan tentang acara tak berizin itu. Dia mengatakan, pihaknya telah memperoleh persetujuan yang diperlukan dari Dewan Keamanan Nasional dan kepolisian setempat untuk mengadakan kegiatan tersebut, demikian Free Malaysia News melaporkan.
Zulkifli juga mengatakan, semua orang yang terlibat dalam acara pembagian ayam itu juga memperhatikan protokol kesehatan terkait Covid-19. Salah satunya dengan mendistribusikan ayam melalui sistem drive-through.