Uni Eropa: Konflik Israel-Lebanon Sangat Berbahaya, Hampir seperti Perang Besar!

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell. (Foto: AP)

Eskalasi konflik Israel-Lebanon terjadi setelah ledakan massal sarana komunikasi pager dan walkie talkie di berbagai wilayah Lebanon pada 17 dan 18 September lalu. Ledakan itu menewaskan puluhan orang dan melukai sekitar 3.000 orang lainnya.

Sesudah itu, jet-jet tempur Israel menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut, menewaskan lebih dari 50 orang, termasuk komandan operasi khusus Hizbullah Ibrahim Aqil. 

Para pejuang Hizbullah menanggapinya dengan menyerang pangkalan Angkatan Udara Israel Ramat David dan fasilitas industri pertahanan Rafael di Kota Haifa. Beberapa roket jatuh di daerah permukiman di pinggiran Haifa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Buletin
1 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
2 hari lalu

Tak Bisa Dicegat, Rudal Hipersonik Iran Hantam Gedung Kementerian Pertahanan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal