Usai Dibebaskan, Pesepak Bola Asal Bahrain: Saya Cinta Mati Australia

Nathania Riris Michico
Hakeem Al Araibi bertemu PM Scott Morrison di Gedung Parlemen Canberra, Kamis (14/2/2019). (Foto: ABC News/Nick Haggarty)

Dia kemudian dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun in absentia.

Hakeem membantah pernah melakukan penyerangan, dan mengatakan bahwa dia sedang bermain sepak blola yang disiarkan secara nasional ketika penyerangan terjadi.

Di bawah tekanan diplomatik, Bahrain menghentikan kasus tersebut pekan ini sehingga Al Araibi bisa kembali ke Australia.

Setelah tiba di Melbourne, Al Araibi secara terbuka menyatakan kecintaannya pada Australia.

"Saya belum lagi menjadi warga negara namun negeri saya adalah Australia. Saya akan mati di Australia dan saya cinta Australia. Terima kasih banyak," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

4 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

16 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

27 hari lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal