Usai Dibebaskan, Pesepak Bola Asal Bahrain: Saya Cinta Mati Australia

Nathania Riris Michico
Hakeem Al Araibi bertemu PM Scott Morrison di Gedung Parlemen Canberra, Kamis (14/2/2019). (Foto: ABC News/Nick Haggarty)

Dia kemudian dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun in absentia.

Hakeem membantah pernah melakukan penyerangan, dan mengatakan bahwa dia sedang bermain sepak blola yang disiarkan secara nasional ketika penyerangan terjadi.

Di bawah tekanan diplomatik, Bahrain menghentikan kasus tersebut pekan ini sehingga Al Araibi bisa kembali ke Australia.

Setelah tiba di Melbourne, Al Araibi secara terbuka menyatakan kecintaannya pada Australia.

"Saya belum lagi menjadi warga negara namun negeri saya adalah Australia. Saya akan mati di Australia dan saya cinta Australia. Terima kasih banyak," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal