Usai Direbut Ukraina, Kherson Dihujani Puluhan Rudal Rusia dalam Sehari

Ahmad Islamy Jamil
Pemandangan umum Kota Kherson di Ukraina sebelum diserang Rusia. (Foto: Reuters)

Reuters melansir, sampai sejauh ini masih belum ada peluang untuk perundingan damai demi mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang sekarang sudah memasuki bulan ke-11.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan penuh semangat mengajukan draf kesepakatan damai yang terdiri atas 10 butir. Dalam draf itu, dia menginginkan Rusia sepenuhnya menghormati integritas teritorial Ukraina dan menarik semua pasukannya.

Akan tetapi, Rusia pada Rabu ini menolak rencana Zelensky tersebut. Kremlin menegaskan kembali pendiriannya bahwa Kiev harus menerima aneksasi Rusia terhadap empat wilayah Ukraina, yaitu Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia di Selatan.

“Tidak mungkin ada rencana perdamaian untuk Ukraina yang tidak mempertimbangkan realitas hari ini mengenai wilayah Rusia, dengan masuknya empat wilayah itu ke Rusia,” kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

“Rencana yang tidak memperhitungkan realitas ini tidak bisa damai,” ujarnya.

Rusia menggelar referendum di Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia pada September lalu. Hasil pepera itu menunjukkan, mayoritas warga di keempat wilayah Ukraina tersebut setuju untuk bergabung dengan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal