Usai Gertak AS, China Kini Ancam Inggris soal Kunjungan ke Taiwan

Ahmad Islamy Jamil
Duta Besar China untuk Inggris, Zheng Zeguang. (Foto: Ist.)

Ketegangan di Selat Taiwan juga kian meningkat setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, tiba di Taipei pada Selasa (2/8/2022) malam. Langkah pejabat Washington DC itu menuai kecaman China karena dapat menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan stabilitas.

Sampai berita ini dibuat, Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Inggris belum menanggapi permintaan wartawan Reuters untuk memberikan komentar terkait pernyataan Zheng. Kantor Kementerian Luar Negeri Taiwan juga tidak belum dapat dihubungi.

Belakangan ini, hubungan China dan Inggris memburuk setelah dua kandidat PM Inggris, yakni Liz Truss dan Rishi Sunak, menunjukkan sikap keras mereka terhadap Beijing dalam kampanye mereka untuk memperebutkan kursi kepemimpinan di negara Eropa itu.

Menanggapi pernyataan Sunak dan Truss tentang China, Zheng mendesak politisi Inggris agar bersikap realistis mengenai dasar-dasar hubungan bilateral kedua negara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal