Namun di balik pernyataan itu, tersirat pengakuan bahwa Iran tetap bergeming di bawah tekanan militer yang masif.
AS dan Iran telah menjalani dua putaran perundingan nuklir dalam sebulan terakhir, masing-masing di Oman dan Swiss. Meski dialog terus berlangsung, belum ada tanda-tanda kesepakatan akan segera tercapai.
Trump bahkan memberikan tenggat waktu 15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan baru terkait program nuklirnya. Jika tidak, Teheran diancam menghadapi konsekuensi berat. Namun hingga kini, Iran tetap pada posisinya dan tidak menunjukkan sikap tunduk pada tekanan militer AS.