Uzbekistan Tak Akan Pulangkan Warga Rusia yang Kabur karena Takut Wajib Militer

Ahmad Islamy Jamil
Warga Rusia ramai-ramai meninggalkan negaranya lewat jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi, akhir September ini. (Foto: PBS)

TASHKENT, iNews.idUzbekistan tidak memiliki rencana untuk memulangkan atau mendeportasi warga Rusia yang kabur ke negara Asia Tengah itu karena menghindari wajib militer. Hal itu diungkapkan oleh Tashkent, Jumat (30/9/2022).

“Warga negara asing yang tidak melanggar hukum tidak dikenakan deportasi paksa,” ungkap Kementerian Luar Negeri Uzbekistan dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters, hari ini.

Dalam beberapa waktu terakhir, orang-orang Rusia dilaporkan melarikan diri secara massal menyusul keluarnya dekret baru Presiden Vladimir Putin di tengah agresi militer Moskow di Ukraina. Ratusan ribu pria—yang beberapa di antaranya membawa serta keluarga—meninggalkan tanah air mereka sejak Putin memerintahkan mobilisasi parsial pekan lalu.

Banyak warga Rusia yang kabur menuju ke Uzbekistan, Kazakhstan, dan beberapa republik bekas Uni Soviet lainnya di Asia Tengah.

Meski sudah kabur, sebagian dari pengelak wajib militer itu tetap saja khawatir tentang keselamatan mereka saat berada di negara-negara itu. Sebab, pemerintah di sana memiliki hubungan dekat dengan Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Kapal Tanker Rusia Diserbu dan Disita Amerika, Ini Tanggapan Keras Moskow

Internasional
2 hari lalu

Militer Amerika Sita Kapal Tanker Rusia

Nasional
2 hari lalu

Densus 88 Sebut Ledakan SMAN 72 Jakarta Menginspirasi Penikaman Bocah di Rusia

Internasional
4 hari lalu

Rusia Sebut Amerika Serang Venezuela Bukan karena Narkoba, tapi Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal