Vaksin Covid yang Diterima Negara Kaya 6 Pekan Lebih Banyak daripada Afrika Sepanjang Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi vial vaksin Covid yang dibuat oleh beragam produsen. (Foto: Reuters)

“Jika setiap negara dapat memvaksinasi pada tingkat yang sama dengan target Inggris, hanya perlu 68 hari untuk memberikan dosis pertama kepada semua orang yang membutuhkannya, sehingga tidak ada yang tidak divaksinasi pada akhir Februari 2022,” kata Marriot.

Dia menekankan, hingga saat ini, baru 8,6 persen orang di Afrika saja yang telah divaksinasi lengkap.

Menurut laporan PVA, negara-negara G7 alias Kelompok Tujuh yang terdiri atas Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat bakal memiliki 1,4 miliar dosis vaksin surplus pada Maret 2022, bahkan setelah mereka memberikan dosis booster kepada semua penduduk dewasanya.

Sayangnya, G7 gagal memenuhi janji mereka untuk menyumbangkan 1 miliar dosis ke negara-negara miskin, karena AS hanya mengirimkan seperempat dari vaksin yang dijanjikan. Sementara, Inggris dan Jerman masing-masing baru mengirimkan 15 persen dan 14 persen vaksin yang mereka janjikan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump: AS Kendalikan Selat Hormuz, Iran Tak Dapat Apa-Apa!

4 jam lalu

AS Mulai Tarik Diplomat dari Timur Tengah, Khawatir Serangan Iran

4 jam lalu

Trump Ultimatum Iran: Teken Kesepakatan atau Hancur Lebur!

4 jam lalu

Trump Klaim Lalu Lintas Selat Hormuz Meningkat Dibandingkan Sebelum Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal