KARAKAS, iNews.id - Pemerintah Venezuela menyatakan siaga militer penuh setelah kapal induk USS Gerald R Ford Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) tiba di perairan Karibia. Kapal induk terbesar di dunia itu datang bersama gugus tempur lengkapnya dari Timur Tengah, memicu kekhawatiran akan kemungkinan serangan militer terhadap Venezuela.
Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino mengatakan, seluruh elemen pertahanan nasional kini dalam posisi siap tempur menghadapi setiap kemungkinan agresi.
“Kami telah mengerahkan seluruh kekuatan, angkatan darat, laut, udara, pasukan sungai serta unit rudal strategis. Selain itu, milisi dan warga sipil juga diterjunkan untuk memperkuat garis pertahanan,” ujarnya, dalam pernyataan resmi, dikutip Rabu (12/11/2025).
Langkah ini diambil setelah Washington mengirim gugus tempur kapal induk USS Gerald R Ford ke Laut Karibia. Menurut Departemen Pertahanan AS (Pentagon), pengerahan tersebut merupakan bagian dari operasi pemberantasan kartel narkoba internasional. Namun, Karakas menilai alasan itu hanya dalih untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
AS Perkuat Kehadiran Militer di Karibia
Departemen Pertahanan AS telah mengonfirmasi kehadiran kapal induk tersebut bersama sekitar 4.000 personel dan sejumlah pesawat tempur taktis.