Visa Dicabut AS gegara Bela Palestina, Presiden Kolombia: Saya Tak Peduli!

Anton Suhartono
Gustavo Petro menuduh AS melanggar hukum internasional karena mencabut visanya lantaran sikap vokal atas tindakan Israel di Gaza (Foto: AP)

Dalam posting-an lain, Petro menegaskan hukum internasional memberinya kekebalan untuk bisa hadir pada acara-acara PBB. Oleh karena itu, AS tidak layak menghukumnya dengan tidak boleh memasuki negara itu atas dasar kebebasan berpendapat.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kolombia menyatakan, mencabut visa sebagai senjata diplomatik bertentangan dengan semangat PBB yang melindungi kebebasan berekspresi serta menjamin kemerdekaan negara-negara anggota untuk mengukuti acara-acaranya.

"PBB harus menemukan negara tuan rumah yang sepenuhnya netral, yang akan memungkinkan organisasi itu mengeluarkan otorisasi untuk memasuki wilayah negara tuan rumah baru tersebut," bunyi pernyataan.

Petro bukan presiden Kolombia pertama yang visanya dicabut AS. Pada 1996, visa presiden saat itu, Ernesto Samper, dibatalkan atas tuduhan bahwa kartel narkoba Cali telah mendanai kampanye kepresidenannya.

Israel berulang kali membantah tuduhan genosida atas tindakannya di Gaza dengan dalih, pembantaian terhadap hampir 66.000 warga wilayah tersebut merupakan tindakan membela diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 menit lalu

Ngeri! CIA Bandingkan Kecerdasan Buatan dengan Senjata Nuklir

35 menit lalu

Trump Jamin Israel Nurut, Tak Serang Iran

1 jam lalu

Ratusan Mantan Perwira Israel Geram dengan Kekerasan Pemukim Yahudi di Tepi Barat

1 jam lalu

Media AS Sebut Sambutan Trump terhadap Netanyahu Beda, Agak Dingin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal