Vladimir Putin Sebut Rusia Telah Beralih ke Asia, Ini Maksudnya

Anton Suhartono
Vladimir Putin menyebut Rusia telah beralih ke Asia (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Vladimir Putin menegaskan sanksi bertubi-tubi negara Barat terhadap Rusia gagal mencapai tujuannya, yakni membuat perekonomian ambruk. Negara Barat telah gagal menghancurkan ekonomi Rusia padahal sanksi yang diterima terberat sepanjang sejarah modern.

"Mereka ingin membuat rakyat menderita, tapi perhitungan mereka tidak terwujud. Ekonomi dan manajemen Rusia ternyata jauh lebih kuat dari yang mereka kira," kata Putin, dalam pidato di hadapan kalangan elite politik dan militer di gedung parlemen, Moskow, Selasa (21/2/2023), seperti dikutip dari Reuters.

Bukan hanya itu, Putin melanjutkan tak ada warga Rusia yang menangisi atas penyitaan kapal-kapal pesiar supermewah dan properti oleh negara Barat pasca-invasi ke Ukraina. Sanksi yang dijatuhkan beberapa negara termasuk menyita properti mewah milik oligarki Rusia.

Menurut Putin, saat ini Rusia telah berubah dari perilaku 'serigala' ala negara Barat menuju Asia. Selain itu Rusia telah membangun kemandirian ekonominya yang khas.

"Buat proyek baru, cari uang, investasikan di Rusia," kata Putin, seraya berharap pernyataannya itu bisa meyakinkan kalangan Rusia tentang langkah yang harus diambil.

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi perekonomian Rusia, senilai 2,1 triliun dolar, akan tumbuh 0,3 persen pada tahun ini. Angka itu memang masih jauh di bawah perkiraan pertumbuhan China dan India, tapi jauh lebih baik daripada perkiraan saat invasi dimulai pada 24 Februari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

6 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

6 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

7 hari lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal