Vladimir Putin Teken Dekret Kirim 300.000 Pasukan Tambahan ke Ukraina, Begini Reaksi China

Anton Suhartono
China mendesak semua pihak terlibat dalam dialog dan konsultasi terkait keputusan Rusia mengirim pasukan cadangan ke Ukraina (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - China mengomentari keputusan Rusia untuk mengirim pasukan cadangan ke Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi militer parsial, Rabu (21/9/2022), mengirim pasukan cadangan ke Donbass, Ukraina. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China mendesak semua pihak untuk mengedepankan dialog dan konsultasi guna mencari solusi atas masalah keamanan. 

Juru Bicara Kemlu China Wang Wenbin, seperti dikutip dari Reuters, mengatakan sikap negaranya atas konflik Rusia dan Ukraina konsisten dan jelas. China tak mengecam Rusia atas invasinya ke Ukraina, namun berharap krisis ini bisa diselesaikan dengan damai.

Seperti diberitakan, dalam pidato di televisi, Putin meneken dekret mobilisasi militer parsial untuk mengerahkan pasukan cadangan ke Donbass, Ukraina. Ini merupakan mobilisasi militer pertama yang dilakukan Rusia sejak Perang Dunia II.

Menurut Putin, Barat tak ingin negaranya dan Ukraina berdamai, bahkan ingin menghancurkan Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

1 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

3 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

4 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal