Wabah Virus Baru di Kongo: Gejala Mirip Demam Berdarah, 53 Korban Meninggal

Anton Suhartono
Wabah penyakit misterius melanda Kongo, menewaskan 53 orang (Foto: AP)

Virus baru ini pertama kali terdeteksi pada Januari di sebuah desa terpencil Boloko, Provinsi Equateur.

Data WHO mengungkap, virus ini awalnya menyerang tiga anak yang memakan bangkai kelelawar. Ketiga anak tersebut, masih balita, meninggal dalam waktu 48 jam setelah menunjukkan gejala termasuk demam, menggigil, dan sakit kepala, antara 10 dan 13 Januari 2025.

Empat kasus kematian lagi terjadi di akhir Januari. Para korban berasal dari desa yang sama yakni dengan korban anak-anak berusia antara 5 hingga 18 tahun, semuanya dengan gejala yang sama. Kemudian satu kematian dilaporkan pada 22 Januari, tercatat di desa tetangga, Danda.

Setelah itu pada 9 Februari, wabah kedua terdeteksi di Bomate, kota agak jauh dari lokasi pertama.

Setelah itu pada 15 Februari, WHO mengumumkan ada 431 kasus infeksi virus mematikan ini dengan jumlah korban meninggal 53 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 hari lalu

Budi Gunadi Siap Mundur dari Menkes jika Terpilih Jadi Dirjen WHO

24 hari lalu

Menkes Budi Ungkap Dicalonkan Prabowo jadi Dirjen WHO: Amanah dari Presiden

27 hari lalu

Menkes Budi Resmi Masuk Calon Dirjen WHO 2027, Ini 3 Pesaingnya!

2 bulan lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal