Wacana Aliansi Pertahanan Muslim Tantang Dominasi Barat di Timur Tengah

Anton Suhartono
Irak mengusulkan pembentukan aliansi pertahanan antarnegara Muslim sebagai jawaban atas agresi Israel ke Qatar (Foto: Reuters)

Jika terbentuk, aliansi ini dapat menjadi blok penyeimbang baru yang tidak hanya ditujukan untuk menghadapi Israel, tetapi juga menantang monopoli pengaruh AS dalam menentukan arah politik dan militer Timur Tengah.

Namun rencana itu tampaknya belum akan terwujud. Hasil KTT Islam-Arab yang digelar di Doha pada Senin lalu tak menyinggung pembentukan aliansi pertahanan itu. 

Terkait respons serangan Israel, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) akan mengaktifkan kembali pasukan pertahanan, tidak melibatkan negara lain. Selain itu Qatar juga memilih cara untuk menyelesaikannya melalui saluran-saluran resmi diplomatik untuk menekan Israel, ketimbang pendekatan militer.

Wacana Irak menambah dimensi baru dalam konflik regional: dari sekadar solidaritas politik menjadi potensi pembentukan poros pertahanan Islam. Jika terealisasi, aliansi ini bisa menjadi kekuatan baru yang mendefinisikan ulang keseimbangan kekuasaan di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

2 hari lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Penilaian CIA Ungkap Israel Mungkin Bakal Runtuh, kok Bisa?

2 hari lalu

Pasukan Israel Hancurkan Tugu Para Syuhada Palestina, Serbu Kota Nablus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal