Waduh, Jurnalis Ini Pertanyakan Mengapa Bukan Ratu Elizabeth II yang Meninggal

Anton Suhartono
Nylah Burton (Twitter)

“Kenapa bukan Ratu Elizabeth? Alam semesta mengambil perempuan kulit putih tua yang salah," kata Burton, menjawab seorang pengguna yang mengecam pendapatnya dengan menyebut, "Hal yang menjijikkan untuk disampaikan."

Burton kemudian mengunci akun Twitter-nya, @yumcoconutmilk, lalu menghapusnya.

Setelah itu kecaman terhadap Burton terus mengalir, netizen mendesak kedua majalah terkenal tersebut untuk berhenti mempekerjakan Burton.

"Ini mengerikan dan perlu tindakan segera," tulis seorang netizen, sembari menandai akun Vogue Magazine dan penerbit, Conde Nast. 

Pengguna lain melaporkan Burton ke Twitter Support, mendesak perusahaan menghapus akun jurnalis itu bawah undang-undang ujaran kebencian.

Jurnalis Inggris yang juga bintang acara televisi terkemuka Piers Morgan ikut mengecam Burton dengan menyebut cuitannya menjijikkan. 

Selain New York Magazine dan British Vogue, Burton juga menulis untuk Bustle, ESSENCE, The Nation, Alma, dan Shondaland, grup media yang didirikan penulis Shonda Rhimes. Dia biasanya menulis soal isu keadilan sosial, identitas, dan kesehatan mental.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Menhan Arab Saudi Pangeran Khalid Terbang ke Iran, Ada Apa?

13 jam lalu

Nah, Trump Bantah Akan Serang Iran

18 jam lalu

Trump: AS Kendalikan Selat Hormuz, Iran Tak Dapat Apa-Apa!

19 jam lalu

AS Mulai Tarik Diplomat dari Timur Tengah, Khawatir Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal