Waduh! Menlu Inggris Kena Prank, Video Call dengan Mantan Presiden Ukraina Palsu

Anton Suhartono
David Cameron kena prank, berbicara melalui video call dengan seseorang mengaku mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko namun ternyata palsu (Foto: Reuters)

Menurut deplu, Cameron sengaja memublikasikan kejadian ini agar para pejabat lain lebih waspada terhadap penipuan.

“Meskipun menyesali kesalahannya, Menteri Luar Negeri menganggap penting untuk menghentikan perilaku ini serta meningkatkan upaya untuk melawan penggunaan informasi palsu,” bunyi pernyataan.

Cameron bukan menlu Inggris pertama yang menjadi korban telepon prank. Pada 2018, Boris Johnson sempat membahas hubungan internasional dengan orang yang berpura-pura menjadi perdana menteri Armenia.

Inggris pada 2022 menyalahkan pemerintah Rusia atas telepon prank ke dua menteri dan percobaan terhadap satu lain yang berhasil digagalkan.

Satu video yang beredar di media sosial ditujukan kepada Menteri Pertahanan Ben Wallace. Setelah itu pemerintah mengeluarkan pernyataan bahwa tekepon itu merupakan hasil rekayasa seraya meminta YouTube untuk menghapusnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal