Waduh, Rumah Sakit di China malah Penuh Pasien sejak Pembatasan Covid-19 Dicabut

Anton Suhartono
Rumah sakit dan klinik di kota-kota besar China penuh pasien setelah pemerintah melonggarkan pembatasan Covid-19 (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Kasus gangguan kesehatan di China, seperti demam, melonjak sejak pemerintah melonggarkan pembatasan Covid-19. Klinik-klinik dan rumah sakit dipenuhi pasien yang mengeluhkan gejala.

China melonggarkan pembatasan Covid-19 dengan mencabut sebagian besar lockdown. Selain itu otoritas juga menghapus kewajiban tes PCR/antigen bagi warga untuk bisa masuk ke tempat tertentu serta menggunakan alat transportasi umum. Aplikasi ponsel yang melacak perjalanan juga akan dinonaktifkan.

Meski demikian otoritas tetap mendesak warga untuk selalu menggunakan masker dan melengkapi vaksin Covid, terutama kepada orang lanjut usia.

Warga antre hingga berbaris di luar klinik di beberapa kota besar untuk menjalani tes Covid-19 maupun memeriksakan kondisi kesehatan. Sekitar 80 orang berbaris di luar klinik lingkungan kelas atas Cahoyang, Beijing, padahal suhu sangat dingin. 

Seorang dokter di departemen pernapasan sebuah rumah sakit Beijing mengatakan kepada surat kabar Global Times, jumlah pasien yang antre untuk dirawat terus bertambah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

China Investasi Perdana di IKN Senilai Rp1,25 Triliun, Bangun Apartemen hingga Perkantoran

2 hari lalu

Polri dan Polisi China Saling Tukar Buronan: 3 WN China Diserahkan, 1 WNI Dibawa Pulang

7 hari lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

7 hari lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal