Sementara korban tewas, enam berada di Sartana dan empat lainnya di Bugas. Diketahui ada ribuan ekspatriat Yunani tinggal di Mariupol.
Pasukan Rusia menggempur kota-kota di Ukraina menggunakan artileri dan rudal jelajah pada Sabtu, termasuk Ibu Kota Kiev.
Menteri Migrasi Yunani Notis Mitarachi mengatakan, pemerintahannya bersedia menerima pengungsi Ukraina dengan berkoordinasi dengan Uni Eropa.
"Kalau harus menerima sejumlah orang, kami bersedia. Biayanya akan ditanggung Eropa, tapi saat ini prioritas kami adalah dimensi kemanusiaan," katanya.