Tahap berikutnya menuangkan air Zamzam yang telah dicampur air mawar ke lantai Ka'bah. Lantai kemudian dilap secara manual menggunakan daun palem, sebagaimana tradisi yang telah diwariskan selama bertahun-tahun.
Sebagai penutup, bagian dalam Ka'bah diberi wewangian menggunakan dupa dan minyak aromatik terbaik sehingga seluruh ruangan dipenuhi aroma harum.
Bangunan suci umat Islam tersebut dibersihkan menggunakan air Zamzam yang dicampur air mawar serta wewangian pilihan berkualitas tinggi. Prosesi pencucian Ka'bah dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan, penyucian, dan kepedulian Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terhadap tempat paling suci bagi umat Islam.
Mengikuti tradisi yang dijalankan Nabi Muhammad SAW, selama upacara petugas membersihkan dinding interior, lantai, serta pilar Ka'bah menggunakan perlengkapan yang telah disiapkan oleh Otoritas Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci.
Prosesi tahunan ini menjadi salah satu aktivitas terpenting di Masjidil Haram. Selain melambangkan kesucian Ka'bah, tradisi tersebut juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Pemerintah Arab Saudi dalam merawat bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia sepanjang sejarah.