“Sementara perilaku konsumen telah bergeser ke arah belanja online, pandemi global telah mengubah harapan konsumen dari pengecer,” kata Presiden Produk Konsumen, Permainan, dan Penerbitan Disney, Stephanie Young, dikutip Reuters, Kamis (4/3/2021).
Selama beberapa tahun terakhir, Disney telah memperluas jaringan tokonya di dalam pengecer-pengecer lain seperti Target di Amerika Serikat dan toko Alshaya Group di Timur Tengah. Bisnis di lokasi tersebut akan tetap beroperasi, seperti halnya toko yang ada di dalam taman-taman hiburan Disney. Produk berlisensi Disney juga akan tetap tersedia secara luas melalui pengecer pihak ketiga.
Sementara, Disney akan merombak aplikasi dan situs web shopDisney pada tahun depan.
“Kami sekarang berencana untuk menciptakan pengalaman e-commerce yang lebih fleksibel dan saling berhubungan yang memberi konsumen akses mudah ke produk unik dan berkualitas tinggi di semua waralaba kami,” ujar Young.
Menurut dia, dunia belanja digital memberikan Disney kesempatan untuk menawarkan pilihan yang lebih luas dan menyertakan produk kelas atas dari semua merek Disney, Pixar, Marvel, dan Star Wars.
Pada November lalu, Disney meluncurkan pasar digital di Australia, Selandia Baru, dan India.