Wapres AS Sebut Rusia Putus Asa Minta Bantuan Senjata ke Korea Utara

Anton Suhartono
Kamala Harris menyebut Rusia putus asa karena meminta bantuan senjata ke Korut (Foto: Antara)

WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris menegaskan Korea Utara melakukan kesalahan besar jika membantu Rusia dalam persenjataan untuk perang di Ukraina. 

Menurut Harris, dalam wawancara dengan CBS, Kamis (7/9/2023), permintaan bantuan Rusia ke Korut merupakan bentuk keputusasaan. Korut merupakan negara tertutup yang dijatuhi sanksi bertubi-tubi terkait program rudal dan senjata nuklirnya.

Bantuan senjata Korut terhadap Rusia, kata dia, hanya akan membuat kedua negara semakin terisolasi.

"Gagasan bahwa mereka akan memasok amunisi untuk mencapai tujuan tersebut akan menjadi kesalahan besar. Saya sangat yakin, bagi Rusia dan Korea Utara, hal ini akan semakin mengisolasi mereka," kata Harris, dikutip dari Reuters.

Para pejabat AS memperingatkan perundingan senjata antara Rusia dan Korut mengalami kemajuan.

Laporan media mengungkap, pemimpin Korut Kim Jong Un akan melakukan berkunjung ke Rusia bulan ini untuk bertemu Presiden Vladimir Putin. Disebutkan kedua pemimpin akan membahas pasokan senjata ke Rusia.

"Sangat jelas bahwa Rusia telah mengalaminya, jelas sekali mereka sangat putus asa. Mereka mengalami kegagalan strategis. Bayangkan saja, pada awalnya 1,5 tahun lalu, para pengamat mengatakan ini bisa berakhir (menang) dalam beberapa hari, tapi Ukraina masih berperang,” kata Harris.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

Internasional
5 jam lalu

Trump Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
7 jam lalu

PM Denmark Frederiksen: Jika AS Serang Greenland, NATO Tamat!

Internasional
7 jam lalu

Trump Ingin Rebut Greenland, Negara-Negara Eropa Rapatkan Barisan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal