Warga Hindu India Tewas Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad, 2 Pelaku Ditangkap 

Umaya Khusniah
Kedua pelaku pemenggalan di India telah ditangkap. (Foto: keralakaumudi.com)

Penjaga toko beragama Hindu di India tewas dipenggal karena mendukung Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW. Bahkan video pemenggalannya beredar luas di media sosial, Selasa lalu. 

Aksi pembantaian brutal itu terjadi di siang bolong. Dua orang memenggal kepala korban di kota bersejarah Udaipur, Rajasthan, India.

Dalam video yang beredar, para pemenggal juga mengancam akan mengambil nyawa Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi dan Nupur Sharma.

Dilaporkan, korban sebelumnya telah berbagi posting media sosial yang mendukung Nupur Sharma. 

Kekerasan besar-besaran meletus selama protes Juni atas pernyataan "menghina" yang dibuat Nupur Sharma terhadap Nabi Muhammad. Ratusan orang telah ditangkap di seluruh India selama kerusuhan publik terkait kasus penghinaan pada Nabi itu.

Sharma merupakan juru bicara partai terkemuka negara itu, Partai Bharatiya Janata Party (BJP). Dia diskors dari partai tersebut setelah membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad selama debat TV langsung pada 26 Mei.

Pernyataannya yang menghina Nabi Muhammad itu juga membuat lebih dari selusin negara Muslim mengajukan protes diplomatik terhadap pemerintah India, termasuk Qatar dan Kuwait. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Polisi Minta Masyarakat Tak Sebarkan Foto Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hasil AI

Nasional
1 hari lalu

Polisi: Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Bisa Lebih dari 2 Orang

Nasional
2 hari lalu

Ketua Komisi III DPR Minta Polisi segera Tangkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

Internasional
8 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal