Desa itu diincar karena ingin dikuasai pemukim Yahudi.
Ghassan Daghlas, aktivis yang memantau kegiatan di daerah itu, mengatakan, sejumlah pemukim Yahudi yang dilindungi militer Israel melempari batu ke rumah warga Palestina di pinggir desa.
Aksi kekerasan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina dan rumah mereka rutin terjadi di Tepi Barat, namun pelakunya jarang dihukum penguasa Israel.