Warga Jepang Kisahkan Kedahsyatan Gempa M7,6: Tak Bisa Berdiri!

Anton Suhartono
Warga Jepang mengisahkan guncangan kuat gempa bumi M7,6 yang membuat mereka tak bisa berdiri (USGS)

TOKYO, iNews.id - Guncangan hebat gempa  bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Jepang pada Senin (8/12/2025) tengah malam menyisakan cerita menegangkan dari para warga yang merasakan langsung. Banyak dari mereka menggambarkan getaran horizontal yang begitu kuat hingga membuat tubuh tak bisa berdiri tegak.

Gempa yang terjadi pada pukul 23.15 waktu setempat itu berpusat sekitar 80 kilometer di lepas pantai Prefektur Aomori, pada kedalaman 54 kilometer. 

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan tsunami setinggi hingga 3 meter, memicu kepanikan dan gelombang evakuasi besar-besaran lebih dari 90.000 warga. Peringatan tsunami diturunkan menjadi peringatan dini 3 jam setelah gampa utama. JMA lalu mencabut peringatan tsunami pada Selasa (9/12/2025) pukul 06.20 waktu setempat.

Tidak Bisa Berdiri

Di Hokkaido, seorang jurnalis stasiun televisi NHK yang sedang bertugas menggambarkan detik-detik guncangan terjadi. Menurut kesaksiannya, gempa berlangsung sekitar 30 detik dengan guncangan horizontal sangat kuat.

“Itu sangat dahsyat… saya bahkan tidak bisa berdiri,” ujarnya, dalam siaran langsung yang kemudian menjadi viral di media sosial, dikutip Selasa (9/12/2025).

Pengalaman serupa juga dirasakan warga di Kota Hachinohe, Prefektur Aomori. Banyak dari mereka berlarian keluar rumah sambil berpegangan pada tembok atau tiang karena kaki sulit menopang tubuh akibat guncangan yang intens.

Menurut pihak berwenang, gerakan tanah berperiode panjang terekam selama gempa bumi pada Senin. Gerakan tersebut merupakan gelombang seismik lambat beramplitudo besar dengan frekuensi 2 detik atau lebih yang terjadi selama gempa bumi besar.

Guncangan ini memiliki dampak signifikan pada gedung-gedung tinggi.

Gerakan berperiode panjang yang kuat, diklasifikasikan sebagai level 3, tertinggi kedua dari skala 4 level, teramati di Rokkasho, Prefektur Aomori. Gelombang level 3 tersebut cukup kuat untuk menyulitkan orang-orang di gedung tinggi untuk berdiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Gempa Besar M6,6 Guncang Antartika, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Internasional
4 jam lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Nasional
5 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Internasional
10 hari lalu

Viral, Menteri di Jepang Minta Maaf ke Publik gegara Telat 5 Menit ke Rapat Kabinet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal