Warga Los Angeles Dilarang Berkumpul, kecuali Ibadah dan Demonstrasi

Anton Suhartono
Warga Los Angeles dilarang berkumpul kecuali untuk beribadah dan demonstrasi terkait lonjakan kasus Covid-19 (Foto: AFP)

Perintah ini dibuat setelah Los Angeles mengalami rata-rata lonjakan harian 4.500 kasus infeksi lebih dalam sepekan terakhir.

Los Angeles mencatat lebih dari 7.600 kasus kematian akibat virus corona selama pandemi Covid-19. Angka tersebut lebih dari sepertiga kasus kematian di Negara Bagian California.

California pekan lalu memberlakukan jam malam di sebagian besar wilayah. Sementara itu sejak Rabu lalu Los Angeles melarang warga makan di restoran, namun masih mengizinkan take away.

Namun pembatasan terbaru ini tidak separah aturan yang diterapkan pada Maret di mana otoritas memberlakukan lokcodown total, menyebabkan hampir semua aktivitas bisnis tutup.

Sementara untuk pembatasan terbaru ini beberapa aktivitas bisnis diperbolehkan buka, seperti toko, perpustakaan, dan spa. Semua sekolah juga tetap beraktivitas, kecuali jika ada kasus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal