Warganya Dikeroyok hingga Tewas oleh Pemukim Yahudi di Tepi Barat, Ini Komentar Deplu AS

Anton Suhartono
Departemen Luar Negeri AS telah mendapat laporan seorang warganya dikeroyok hingga tewas oleh pemukim Yahudi ilegal di Tepi Barat (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) telah mendapat laporan seorang warganya yang dikeroyok hingga tewas oleh pemukim Yahudi ilegal di Tepi Barat, Palestina. Pria bernama Sayfollah Musallet (20-an tahun) itu dikeroyok hingga tewas di Kota Sinjil, Jumat (11/7/2025) malam.

Serangan para pemukim Israel ilegal itu juga melukai 10 orang lainnya. Setelah itu orang kedua ditemukan tewas dengan luka tembak di lokasi tersebut.

"Kami mengetahui laporan meninggalnya seorang warga AS di Tepi Barat," kata seorang juru bicara Deplu AS, seraya menambahkan pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih lanjut demi menghormati privasi keluarga serta orang-orang dekatnya.

Musallat serang berkunjung ke Tepi Barat untuk menjenguk kerabatnya. Dia tinggal di Tampa, Florida.

Militer Israel mengatakan sedang menyelidiki insiden di Kota Sinjil.

Mereka mengklaim konfrontasi antara warga Palestina dan pemukim terjadi setelah warga Palestina melempar batu ke warga Israel yang mengakibatkan luka ringan. Israel selalui menggunakan alasan ini untuk menyerang warga Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 menit lalu

Somalia Ungkap 3 Motif Berbahaya Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Singgung Palestina

Internasional
13 jam lalu

Presiden Somalia Mohamud Peringatkan Israel soal Pengakuan Negara Somaliland

Internasional
2 hari lalu

Akui Somaliland Negara Merdeka, Menlu Israel Langsung Berkunjung

Internasional
8 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal