Warganya Ditakut-Takuti Suara Hantu Pakai Sound Horeg, Kamboja Laporkan Thailand ke PBB

Anton Suhartono
. Pemerintah Kamboja melaporkan Thailand ke PBB terkait teror sura hantu menggunakan sound horeg (Foto: The Nation)

Laporan ke PBB: Pelanggaran HAM Berat

Mantan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengecam keras tindakan itu dan menilai praktik tersebut melanggar HAM. Melalui akun Facebook-nya, Hun Sen mengungkapkan bahwa Kamboja telah mengirim surat resmi ke Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, tertanggal 11 Oktober.

Dalam surat itu, pemerintah Kamboja menuduh militer Thailand melakukan intimidasi psikologis terhadap warga sipil di wilayah perbatasan dan melanggar semangat gencatan senjata yang disepakati ASEAN.

“Tindakan seperti ini tidak hanya tidak manusiawi, tapi juga mempermalukan hubungan baik antarnegara ASEAN,” tulis Hun Sen.

Latar Belakang Konflik: Gencatan Senjata Rapuh

Konflik perbatasan Thailand-Kamboja sempat memuncak pada Juli lalu, dengan kedua negara saling serang menggunakan artileri dan pesawat tempur. Pertempuran itu menewaskan sedikitnya 38 orang dari kedua pihak sebelum akhirnya gencatan senjata difasilitasi oleh Malaysia selaku pemimpin ASEAN.

Meski pertempuran telah berhenti, situasi di lapangan masih tegang. Sejumlah warga Kamboja yang tinggal dekat garis demarkasi melaporkan gangguan suara keras dari arah Thailand setiap malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Momen Raja dan Ratu Thailand Jadi Pilot-Kopilot, Terbangkan Pesawat ke Vietnam

3 hari lalu

Mendagri Kaji Terbitkan Aturan Sound Horeg: Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang

11 hari lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

14 hari lalu

Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal