WHO Ubah Nama-Nama Varian Baru Virus Corona, B117 Asal Inggris Jadi Alpha

Anton Suhartono
Maria van Kerkhove (Foto: Reuters)

Sementara varian asal India B1617 dibagi menjadi sub-garis keturunan, varian B16172 yang paling berbahaya disebut Delta dan B16171 Kappa.

Selain nama-nama tersebut ada dua nama ilmiah lain yang digunakan untuk setiap mutasi. Nama-nama garis keturunan seperti B1172 masih terus digunakan di kalangan penelitian ilmiah sebagai informasi mutasi.

Dalam pernyataannya, WHO juga menggambarkan perubahan ini untuk mempermudah orang mengingat nama varian baru.

"Meskipun memiliki kelebihan, nama-nama ilmiah sulit untuk diucap, diingat, dan cenderung salah dalam pelaporan," bunyi pernyataan.

Orang juga kerap menggunakan panggilan berdasarkan tempat terdeteksi yang pada akhirnya memberikan stigma.

"Untuk menghindari ini dan untuk menyederhanakan komunikasi publik, WHO mendorong otoritas nasional, media, dan lainnya untuk mengadopsi label baru ini," kata badan PBB tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!

Internasional
13 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Nasional
14 jam lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

Nasional
2 hari lalu

WHO Tetapkan Ebola Langka Tanpa Vaksin sebagai Darurat Global, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal