Dampak dari letusan, negara di Pasifik berpenduduk sekitar 100.000 jiwa itu diselimuti lapisan abu beracun dan menghancurkan setidaknya dua desa akibat terjangan tsunami setinggi 15 meter. Abu vulkanik menyebabkan air minum teracuni serta menghancurkan tanaman.
Meski letusan begitu dahsyat, sejauh ini Tonga mengonfirmasi tiga korban meninggal. Selain itu skala kehancuran belum bisa dipastikan akibat terputusnya komunikasi dengan pulau-pulau terpencil. Tonga memiliki 170 pulau yang tersebar luas.
Seorang jurnalis di Nuku'alofa Mary Lyn Fonua mengatakan, penduduk setempat menghadapi dampak buruk dari bencana ini.
"Ini melampaui apa yang pernah dialami siapa pun di sini. Gelombang kejut dari letusan mengacaukan pikiran kami. Kami baru memulai normal sekarang," tuturnya.
Lapisan debu halus menutupi semua permukaan, memicu kekhawatiran terhadap masalah kesehatan penduduk untuk jangka panjang.