Xi mengatakan kepada Putin, kedua negara memiliki peluang untuk mendorong perubahan yang belum pernah terjadi di dunia sejak seabad terakhir. Para pengamat menafsirkan pernyataan itu sebagai upaya untuk menantang tatanan global yang dipimpin AS.
China dan Rusia juga telah mendeklarasikan kemitraan strategis tanpa batas beberapa hari sebelum Putin mengirim puluhan ribu pasukan ke Ukraina pada Februari 2022.
Kedua pemimpin juga telah bertemu lebih dari 40 kali dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan kedekatan kedua negara yang tetap konsisten.