Xi Jinping Perkuat Tekanan agar Negara Pasifik Akui 'Satu China'

Nathania Riris Michico
China meningkatkan usaha untuk mengucilkan Taiwan di kawasan Pasifik dengan mendesak badan diplomatik penting di kawasan untuk secara resmi mendukung kebijakan Satu China. (Foto: ABC)

Dalam dua tahun terakhir, dua negara yaitu Republik Dominika dan Panama di kawasan Amerika Tengah memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan, setelah China menawarkan utang dan paket investasi besar-besaran.

Dan tahun lalu, China melarang turis mereka untuk mengunjungi Palau, dalam langkah yang menurut banyak pihak merupakan usaha untuk melakukan tekanan ekonomi kepada negara kepulauan yang kecil tersebut.

Juga sudah muncul spekulasi bahwa pemerintah yang kini berkuasa di Pulau Solomon mungkin akan mengalihkan dukungan ke China, setelah pemilu April, meskipun para pemimpin partai sudah mengesampingkan spekulasi tersebut.

Bila memang Forum Kepulauan Pasifik (PIF) mendukung kebijakan Satu China, maka ini merupakan pukulan simbolis besar terhadap Taiwan.

Namun Graeme Smith dari Australian National University di Canberra mengatakan PIF 'besar kemungkinan' tidak akan mengikuti permintaan China.

"Saya kira tekanan seperti ini kontraproduktif, besar kemungkinan negara-negara Pasifik yang mengakui Taiwan akan tetap bertahan," katanya.

"Ini bukan strategi tepat untuk bisa mendapatkan banyak teman. Tetapi ini juga seperti ingin mengirimkan pesan kepada enam sekutu Taiwan tersebut bahwa mereka melakukan tekanan dan menjadi kepentingan Anda untuk beralih."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
6 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
8 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal