Xi Jinping Tantang Trump: Kita Harus Bersikap Tegas kepada Hegemoni!

Anton Suhartono
Xi Jinping mengungkpakan visi untuk membentuk tatanan keamanan dan ekonomi global baru yang memprioritaskan Global Selatan (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - Presiden China Xi Jinping mengungkpakan visi untuk membentuk tatanan keamanan dan ekonomi global baru yang memprioritaskan apa yang disebut sebagai Global Selatan. Visi ini jelas bertentangan dengan apa yang sedang dibangun Amerika Serikat (AS).

"Kita harus terus mengambil sikap tegas terhadap hegemonisme dan politik kekuasaan, serta mempraktikkan multilateralisme sejati," ujar Xi,  dalam pidatonya di KTT Organisasi Kerja Sama Sianghai (SCO) di Tianjin, China, Senin (1/9/2025), seperti dikutip dari Reuters.

Pernyataannya itu juga bentuk sindiran terhadap kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

"Tata kelola global telah mencapai persimpangan baru," ujarnya, menegaskan.

Xi menjamu lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan non-Barat dalam KTT SCO, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Dalam momen penuh kehangatan dan solidaritas, Putin dan Modi bergandengan tangan saat berjalan menemui Xi sebelum pembukaan KTT pada Senin. Ketiga pemimpin itu berdiri berdampingan dan tertawa.

"Jika presiden AS dan para pendukungnya mengira mereka bisa menggunakan tarif untuk menekan China, India, atau Rusia agar tunduk, (pertemuan) itu menunjukkan sebaliknya," kata Eric Olander, pemimpin lembaga penelitian The China-Global South Project.

Setelah pertemuan berlangsung, Modi lagi-lagi menunjukkan keakraban dengan menumpang limusin Aurus Putin, menuju lokasi pertemuan bilateral kedua pemimpin.

"Bercakap dengannya (Putin) selalu dalam," kata Modi di media sosial X, memberi kesan pertemuannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Senat AS Sahkan Resolusi Larang Trump Serang Venezuela Lagi

Internasional
10 jam lalu

Gagal Lindungi Presiden Maduro dari Serangan AS, Komandan Paspampres Venezuela Dipecat

Internasional
13 jam lalu

Kapal Tanker Rusia Diserbu dan Disita Amerika, Ini Tanggapan Keras Moskow

Internasional
14 jam lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal