Yoshihide Suga: Jepang Tak Akan Biarkan Ada Intimidasi di Laut China Selatan

Antara
Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. (Foto: AFP)

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada minggu lalu mencurigai pembahasan mengenai kerja sama pertahanan antara Jepang, India, Australia, dan Amerika Serikat—yang salah satunya diprakarsai Washington—adalah upaya membentuk pakta pertahanan mirip NATO di Indo-Pasifik.

Namun, Suga membantah kecurigaan China dan menjelaskan bahwa Jepang lebih memilih untuk meningkatkan kerja sama tingkat menteri luar negeri, patroli bersama di Laut China Selatan, serta kerja sama transfer ilmu dan teknologi pertahanan.

Jepang, kata Suga, telah membantu negara-negara anggota PBB di Asia Tenggara (ASEAN) memelihara keamanan di Laut China Selatan melalui kegiatan patroli. Salah satunya bertujuan mencegah aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan yang disengketakan tersebut.

“Saya juga ingin memanfaatkan reputasi pasukan penjaga keamanan laut kami untuk membina sumber daya manusia (di negara-negara ASEAN, red) untuk bidang (pertahanan maritim) ini,” ujar Suga.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kasus Penganiayaan Karyawan di Jepang, Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta

9 hari lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

10 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

11 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal