Menurutnya, temuan kasus tersebut ditindak lanjuti dengan penelusuran (tracing) kepada keluarga karyawan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Saat ini, Dinkes Kabupaten Tangerang masih menunggu hasil tracing.
"Pihak keluarga yang kontak erat juga kita lakukan tracing," tuturnya.
Dia megimbau kepada karyawan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk menekan klaster penularan di perusahaan.
"Makanya, kita meminta pengetatan penerapan protokol kesehatan di area tertentu yang kita nilai rawan penyebaran supaya diharapkan tidak terjadi ledakan kasus klaster perusahaan ini,” ucapnya.