Alfian mengungkapkan, masing-masing peran pelaku. Pelaku SH, warga asal Duren Sawit merupakan orang yang berperan memalak dengan modus meminta uang kebersihan.
"SH berperan meminta uang kebersihan kepada korban disertai ancaman senjata tajam jenis pisau," katanya.
Selanjutnya, SA merupakan tukang parkir di lokasi. Saat peristiwa terjadi, SA ternyata merupakan sosok yang penganiaya yang menyebabkan korban harus berdarah di bagian hidung.
"SA melakukan kekerasan fisik dengan cara menyundul korban hingga menyebabkan luka pada hidung dan mengeluarkan darah," ujarnya.