Dia menambahkan, pelaksanaan proyek pendidikan membutuhkan perhatian terhadap kualitas pekerjaan, ketepatan pelaksanaan, serta kesesuaian fasilitas dengan kebutuhan sekolah. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun dapat menunjang aktivitas pendidikan secara berkelanjutan.
Dian menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bagian dari kontribusi Brantas Abipraya melalui kompetensi di bidang konstruksi untuk mendukung kebutuhan infrastruktur publik.
“Bagi Brantas Abipraya, kualitas infrastruktur tidak hanya dinilai dari hasil pembangunan secara fisik, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Revitalisasi lima sekolah di Jakarta ini menjadi wujud kontribusi perusahaan dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran,” jelas Dian.
Dia menambahkan, Brantas Abipraya terus mengedepankan kualitas pelaksanaan pekerjaan dan pengelolaan proyek secara profesional agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pembangunan dan revitalisasi lima sekolah di DKI Jakarta, Brantas Abipraya menegaskan perannya sebagai BUMN konstruksi yang turut mendukung pembangunan infrastruktur sosial. Upaya ini sejalan dengan kebutuhan menghadirkan fasilitas publik berkualitas serta memperluas akses terhadap lingkungan pendidikan yang layak bagi generasi penerus bangsa.