6 RT di Kepulauan Seribu Tergenang Air Imbas Banjir Rob

Ari Sandita Murti
ilustrasi banjir rob di pesisir utara Jakarta. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Dia menerangkan, berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (ROB) tanggal 18-26 November 2025, akan adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta. 

Hal ini menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Sabtu (22/11) Pukul 09.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personil untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
15 hari lalu

Warning! Kekeringan di Jakarta Berlanjut Hingga 20 September 2026

15 hari lalu

Memahami Gempa Intraslab M6,5 di Kepulauan Seribu, Apa Penyebab dan Dampaknya bagi Jakarta?

16 hari lalu

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu, BPBD Jakarta: Tak Picu Kerusakan

16 hari lalu

KRL Sempat Berhenti Imbas Gempa Kepulauan Seribu, Kini Sudah Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal