Ariza juga mengatakan Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 1.500 sekolah untuk dapat melakukan PTM pada bulan September 2021. Hal ini dilakukan agar pada awal tahun 2022 PTM akan dilakukan secara penuh di seluruh sekolah di DKI.
“Untuk kapasitasnya saat pembelajaran adalah 50 persen kecuali PAUD dan sekolah luar biasa yang dibatasi lima siswa satu kelasnya. Kami akan menutup sekolah selama tiga hari jika ada siswa yang terpapar covid-19.” ujarnya.