“Kami tidak akan membalas perusakan APK ini dengan cara yang sama, namun kami merasa sudah waktunya untuk bertindak. Kami akan melawan tindakan-tindakan tidak terpuji ini dengan cara yang sah dan sesuai hukum,” kata Basri.
Sebagai langkah konkret, tim pemenangan RIDO akan membentuk tim reaksi cepat dan menggerakkan seluruh elemen pendukung, termasuk partai politik, ormas, dan relawan, untuk melakukan patroli dan pengawasan terhadap APK mereka. Langkah ini diambil untuk memastikan perusakan APK tidak terjadi lagi.
“Selama ini, kami telah melaporkan kejadian-kejadian ini ke Bawaslu, namun setiap kali kami melapor, pertanyaan yang muncul adalah, siapa pelakunya? Maka dari itu, kami merasa perlu untuk menggerakkan mesin partai, ormas, dan relawan untuk menjaga APK kami," ujar Basri.